Pertama, orang tua. Peran orangtua dalam
perkembangan anaknya sangatlah signifikan. Begitu juga dalam membantu
mengajarkan tanggung jawab pada anak. Orangtua adalah orang paling dekat
dengan anak, maka harus menjadi teladan yang baik. Selain itu
kepedulian orang tua akan perkembangan anaknya juga sangat penting.
Dalam hal ini diimplementasikan dengan memberikan ruang dan waktu untuk
membantu mendidik anak bertanggung jawab secara langsung. Orangtua
jangan hanya bisa bersifat instruktif, tapi bagaimana ia bisa menjadi
model bagi anaknya dengan cara terjun langsung, selain itu juga
memberikan pemahaman-pemahaman terhadap anak tentang tanggung jawab itu
sendiri sangatlah penting.
Kedua, lingkungan sekolah. Selain
orangtua, sekolah juga memiliki peranan yang tak kalah penting.
Kehidupan anak hingga remaja banyak dihabiskan di bangku sekolah.
Tuntutan orang tua terhadap sekolah sangatlah tinggi dalam hal
pendidikan anaknya. Walaupun sekolah punya peranan penting, orangtua
tidak bisa menyerahkan tanggung jawab pendidikan anaknya secara
menyeluruh kepada sekolah.
Apabila diperhatikan lebih dalam lagi,
peran seorang guru di sekolah sekarang ini umumnya bukan seperti
hubungan orangtua dengan anak seperti yang diharapkan orangtua. Tetapi
hanya sebagai guru dengan siswa. Umumnya saat ini guru bukan berperan
sebagai pendidik, namun sebatas mengajar. Tugasnya seakan hanya
menyampaikan materi atau mentransfer ilmu. Padahal fungsi seorang guru
itu adalah mentransformasikan pengetahuan. Artinya mengubah prilaku
anak, tidak hanya intelektualnya saja, tapi juga perkembangan dan
stabilits emosionalnya bahkan sampai spiritualnya anak, tapi ironisnya
tiga hal ini banyak yang diabaikan oleh sekolah.
Ketiga adalah lingkungan. Peranan
lingkungan cukup sentral dalam membantu mendidik anak untuk bertanggung
jawab. Oleh karena itu orang tua juga diharapkan dapat membentuk
lingkungan yang kondusif dalam mendidik anak mereka. Orang tua juga
perlu memberikan arahan dan bimbingan tentang kriteria lingkungan yang
baik sangatlah penting. Mereka juga harus membiasakan anaknya berada
dalam lingkungan yang positif, walaupun berada di tengah-tengah
lingkungan yang sangat dinamis seperti sekarang ini. Jika hal ini
diabaikan, tidak menutup kemungkinan anak akan jatuh kedalam kubangan
lingkungan yang jauh dari sifat tanggung jawab.

